Just a little respect

Saya bukan gila hormat, saya bukan ingin semua orang mencium tangan saya.. Hanya sedikit hormat saja.

Kamu adalah saya, begitupun sebaliknya. Kamu milikku, kamu berbeda dari yang lain, begitu sebaliknya..

Saya berbeda dari lainnya.. Saya pacar kamu, saya bukan teman laki-laki kamu, saya berbeda dari teman..

Sedikit menghargai, akan kembali padamu lebih banyak, sedikit menjadi besar.. Begitupun sebaliknya.

Sekali lagi, saya bukan penggila hormat, hanya sedikit menghormati atau kalimat tepatnya menghargai, apakah sebuah masalah? Saya rasa tidak..

Just a little respect, to your boyfriend.. But maybe so hard for you, my dear, its ok..

coretan tengah malam

"Detik dan detik.."
"Ketika jam berdetik, bergerak terarah.."
"Seperti jantungku, berdetak, semakin kencang.."
"Inilah hidup, menegangkan, tidak staknan, atau kau mati.."


Sudah lama tidak melihat blog ini, dulu saya sering menulis, sekedar celotehan kasar, tak teratur, seperti nyanyian kamar dengan nada tidak beraturan..

sekarang hidup saya sudah dipenuhi dengan kebersamaan, bersama seorang kekasih, ya hidup saya sudah bersama seseorang, membangun hubungan, membangun kepercayaan masing-masing, mendalami isi hati dan kebiasaan kekasih..

Disini saya ingin menulis, sekedar coretan, tepatnya bukan coretan lg, tapi ketikan di qwerty pad blackberry saya ditengah malam..

Sambil tidur-tiduran, dengan ipod di atas perut saya, dan headset besar di kuping saya, ya saya ingin relax malam ini..

Baru saya saya terima bbm dari kamu, saya bilang ingin tidur, saya berbohong.. (Baca: maaf)..

Saya bukan tidak ingin ngobrol denganmu, hanya saja sekarang tiba2 saya ingin menulis, maksud saya mengetik, saya ingin melihat kebolehan tanga saya mengetik dengan qwerty..

Malam ini lagu good charlote mengiringi tulisan ini, biasanya saya terinspirasi sesuatu, ya terinspirasi dengan hujan dan basah..

Jika ditanya kenapa hujan dan basah, karena lagu yang sedang terdengar adalah predictable, lagu yang enak bukan..

Terlintas di pikiran, saya ingin jalan-jalan bersama kamu, saya ingin pergi jauh, bukan terus di jakarta, saya sedang bosan dengan jakarta.. Saya ingin merasakan hujan di kota lain.. Apakah rasanya sama? Pasti berbeda jika dengan kamu..


"Hujan turun dengan cepatya, rumput ini jadi basah, aku juga melihat embun setelah hujan, dingin, sejuk denganmu, dan saya ingin mencicipi embun itu denganmu.."


Mungkin saya banyak salah denganmu, perkataan, perbuatan, ya sangat banyak..
Saya ingin teriak, betapa bodohnya saya jika pergi darimu..
Kau pernah membuatku menangis, ya dulu hingga kini..
Saya tau betapa berharganya kamu, untukku.

Saya menjadi seperti ini berkatmu,
Jangan pergi..
Jangan pergi...
Karena saya tidak bisa bertahan lebih lama lagi..


"Tuhan menciptakanmu, bukan tanpa alasan.. Ada hal besar menunggumu disana, dengarlah bisikan tuhan, siapa dibalik hal besar itu, dengarlah, itu aku, akulah hal besarmu.."


Saya ingin menutup mata, saya ingin tidur, walaupun bukan denganmu, namun dirimu selalu ada walaupun tidak ada. Selamat tidur sayangku..

Segera kita pergi bersama, menikmati indahnya sunset di kota bali bersama, menikmati malam di sanur, tertidur di pasir pantai kuta, walaupun domestik, tapi kita coba disitu dulu ya..

Saya ingin merasakan apakah hujan dibali akan sama rasa nya dengan hujan disini, dan pasti berbeda rasanya jika saya menikmatinya bersamamu..



Sekian, november 2010

senjata api, nasibmu kini..

Ketika senjata api hanya dijadikan alat permusuhan..

Ketika senjata api hanya dibuat untuk mematikan lawan..

Ketika senjata api dibuat untuk menakuti anak tak berdosa..

Senjata adalah refleksi diri, senjata api itu bukan hal buruk dan juga bukan hal baik, senjata api itu netral tanpa dosa..

Ya senjata api itu tak berdosa, tapi orang yang menyalahgunakannya itu yang berdosa..

Mereka (senjata api) tidak dapat memilih mau berada ditangan sang pahlawan atau sang penjahat..

Mereka (senjata api) mungkin juga sedih menangis ataupun bisa saja tertawa lebar ketika pelurunya membuat hilangnya nyawa orang..

Ya ini sangat tragis,
Ya ini sangat dilematis,

Ini memang sudah jalannya perang sudah mulai..
Saatnya kita berperang dengan jiwa dengan hati..
Jangan hanya dengan emosi dengan amarah..

Perang ini sudah dimulai sejak tadi, ya sudah mulai tanpa ingin berhenti..

Senjata bukan untuk membunuh, bukan untuk menakuti, sadarlah..

Jika ingin membunuh, gunakan tanganmu, bukan senjatamu..

Ingin sekali kupersembahkan bunga ini, sebagai tandajasamu wahai senjata api ketika bisa menghalangi kejahatan, mereka pahlawan..

Sayangilah senjata kalian, bukan untuk membunuh tapi untuk melengkapi.. Bunuhlah orang lain dengan tangan kalian sendiri, biar dosa ini untuk kalian sendiri..

hidup itu pilihan, dan saya sudah memilih

Dunia itu begitu luas, begitu indah, begitu ramai, itu kata kebanyakan orang..

Dunia itu penuh kejutan, penuh tantangan, penuh dengan sesuatu yang baru..

Banyak orang ingin melihat dunia, ingin pergi ke penjuru dunia, ingin tau hal baru, ingin bercerita pada anak cucunya kelak...

Mengapa saya tidak, mengapa tidak tertarik.. Saya hanya seorang yg ingin hidup tenang, tidak ingin menjadi sok ingin tahu, dan sok petualang..

Hidup saya ingin menjadi orang biasa, tidak muluk-muluk, sangat biasa, impiannya pun sederhana..

Buat saya hidup ini kejam, penuh kejahatan, dan semua orang akan memakan orang lainnya..

Saya bersyukur dengan apa yang saya punya, bukan tidak ingin, tapi saya biasa saja. Saya mengucap alhamdulillah atas semuanya..

Bila dunia ini ramai, saya hanya ingin menyendiri, melakukan hal kesukaan saya, mendengar musik, itu saja..

Bila dunia penuh tantangan, saya hanya ingin berada di dalam rumah, melindungi diri dari panasnya matahari dinginnya udara malam, tidak ingin menjadi petualang seperti tokoh pahlawan idola anak kecil..

Bila dunia ini luas, saya hanya ingin menetap di satu tempat, menyalakan api unggun dan berada bersama orang yang saya cintai sampai tua, tidak ingin menghabiskan waktu untuk menaklukan dunia seperti kebanyakan orang lakukan..

Ya setiap orang punya pilihan, semua orang bebas memilih bukan?

Bukan berarti kalian para petualang itu hebat, mungkin pilihan menjadi hebat karena orang lain juga menganggap itu hebat, saya tidak ingin dikatakan hebat, di puji, disukai banyak orang, saya hanya ingin menjadi diri sendiri, menyukai apa yang saya sukai, mendalami makna hidup ini, belajar dari kehidupan modern, bukan desa dan tidak bepenghuni, saya begini karena saya mau seperti ini.

Ya saya suka menjadi saya, persetan dengan yang orang yang tidak suka, karena saya bisa seperti ini bukan karena bantuan kalian, tapi karena saya sendiri..

Happy 5 juni my dear..

Tonight is cold night..
Raining with thunder make this night so horrified..
But, tonight is my girl birthday.. Although i can't go there but my prayer almost in your heart..
Tonight i pray for you.. Tonight i give spirit for you..
I cry for a while, hope you always be mine..

Roses, chocolate, doll, is a symbol of love..
But my heart is honest, the symbols maybe just for trick, but my heart is truthful..

For me, you always be the best part.. You always be my baby.. I hope you have the same felling that i haved..

Thank for your time, your love, i just wondering..
Your birthday, your smile, it's remind me..
Cakes, candles, hemm.. Its so nice..

Happy, happy, happy birthday my dear..

Always give smile to the world, and the world will smile to you..

Be the good girl, for me and for your family.. Do the best for your dream and your hope..

Love you so much!! Much!! Much moooreee!!!

Lelah

Hari ini melelahkan, ya sangat melelahkan.. Udara siang tadi sangat panas, aku kegerahan..
Keringat mengucur deras, dahaga tak tertahan..

Namun lelah ini tak sebanding dengan senyummu.. Tapi mana dirimu? Aku lelah jika tak ada kamu..

Berjam-jam kuhabiskan dalam kemacetan, aku berjalan perlahan, sedikit demi sedikit..

Aku berjuang, dengan lelah ingin bertemu kamu.. Aku ingin bertemu kamu karna dengan itulah aku tetap bisa bertahan.. Kau pelepas penatku, kau cahaya hidupmu..

Tapi mana dirimu? Mana? Hanya lewat pesan singkat kau berbicara padaku, dan kau bercerita kau dengan siapa.. Aku malas mendengarnya, aku kesal dalam perjalanan pulangku..

Bukan aku tak percaya padamu, tapi aku berharap lebih, tapi tak mendapatkannya..

Yasudah, aku istirahat saja, tanpa kehadiranmu, tanpa senyummu, YA! AKU BERTAHAN SENDIRIAN..

Menjadi manusia sempurna..

Begitu banyak semangat yang saya dapat malam ini..
Bersemangat! Memiliki hidup! Bergairah! Mempesona! Ya! Inilah saya!

Semua akibat sebuat film yg sangat "inspire" buat saya..

Film itu mengajarkan arti hidup yang benar benar hidup.. Film itu ingin menyampaikan pesan bahwa saat ini manusia hidup hanya seperti keledai, jangan hanya lahir-belajar-dapat kerja-hidup dengan uang..

Film itu ingin mengocok kembali pemikiran kita, bahwa kita hidup jangan hanya seperti keledai.. Kita harus belajar karna kita memang mencintai pelajaran itu karna kita ingin menjadi manusia yang sebenarnya, bukannya belajar karena dipaksa atau terpaksa yg jika diibaratkan seperti keledai yang takut pada majikannya jika tidak diberi makan..

Wahai manusia, yang memiliki akal sehat, seharusnya kita melawan (jika diperlukan) sistem yg sudah bobrok ini.. Jangan hanya diberi makan dan menjadi kumpulan keledai..

Universitas memberikan banyak pelajaran (text book) yang sangat memusingkan otak kita dan mereka (para pengajar/ yg berkuasa) tidak mengharapkan kita menyederhanakannya..

Sekolah hanya mengharapkan kesuksesan, itu salah katanya..
Yang benar adalah jadilah orang sempurna, maka kesuksesan akan datang padamu..

Saya meneteskan air mata, terharu bukan cengeng, saya tertawa, menertawakan diri saya sendiri, ternyata selama ini saya hanyalah KELEDAI.. Saya tidak ingin begini terus, saya harus menjadi manusia, saya harus sempurna..

Pengorbanan diperlukan, dan tindakan yang efisien sangat dibutuhkan, dan saya PASTI berubah..

Teman, sudah sadarkah kita semua? Atau kau masih SENANG menjadi keledai? Semua kembali pada kalian..


Film ini juga menghantarkan pikiran saya pada skripsi yang tidak kunjung beres, saya menjadi semakin ingin menyelesaikannya, namun bukan karna terpaksa, namun karena saya menyukai temanya.. Walau jika bilamana Tuhan menghendaki lain, dalam waktu menunggu kelulusan ini, saya ingin menambah pemahaman saya dengan bekerja di tempat lain dan mendapat pengalaman ETNOGRAFI yang juga saya senangi.. Saya juga ingin menambah pengetahuan saya lewat BUKU dan apapun itu yg membuat saya senang dan bahagia..

Tuhan, saya berdoa padamu bukan ingin di mudahkan segala urusanku, tapi karna karuniamu di hari ini sehingga saya masih bisa bernafas.. Saya tetap berjuang, Tuhan..


Aal izz well.. Aal izz well.. Katakanlah jika kau sedang kesulitan, tapi jangan mempercainya, tetap percaya Tuhan, ini hanya untuk menyemangatimu...